Memilih Laras Senapan

Memilih Laras Senapan

Seseorang yang memiliki hobi berburu sudah pasti memiliki sebuah senapan. Hal ini karena senapan menjadi salah satu senjata utama yang digunakan untuk berburu. Lalu bagaimana cara memilih laras senapan angin yang baik? Pertanyaan seperti ini seringkali ditanyakan oleh pengguna senapan angin pcp yang ingin memodifikasi atau mengganti laras senapan dengan laras yang jauh lebih panjang atau berkaliber lebih besar.

Terkadang kita seringkali mengalami kebingungan dalam menentukan manakah yang jauh lebih baik buatan dari kota A atau kota B,  dengan panjang 60 cm, 65 cm, atau panjang 70 cm, merek A ataukah B. Kebingungan ini karena memang bayak sekali variasi laras senapan angin yang beredar di Indonesia, mulai dari laras model baru hingga bekas laras senapan luar yang dilakukan pemotongan hanya untuk diambil larasnya saja.

Nyawa dari sebuah senapan angin adalah pada laras yang dimana pada bagian dalamnya ada lubang beralur (garis yang mirip dengan spiral bealur) karena apabila alur megalami kerusakan, aur, maupun kotor maka dapat dipastikan bahwa senapan tersebut nantinya tidak akan bisa lagi zeroing, terlebih untuk menembak target sasaran yang pasti meleset.

Pada pembahasan kali ini saya akan memberikan informasi tentang bagaimana cara memilih dan mengecek kondisi laras senapan angin secara sederhana dan pada umumnya dilakukan sebagai dasar dalam pemilihan laras, setidaknya dapat membantu Anda terutama yang masih pemula.

Berikut di bawah ini cara memilih dan mengecek kondiri laras senapan :

Pertama, siapkan kertas bungkus dalam rokok atau alumunium foil atau grenjeng secukupnya saja tetapi harus sesuai dengan lubang laras senapan, potong pada bagian ujungnya dengan menggunakan gunting serta membentuk segitiga.

Harus membentuk segitiga karena agar bisa masuk dalam ruang laras senapan, masukkan bagian ujung kertas “grenjeng”  tersebut pada pangkal dari laras senapan dan untuk posisi bagian alumunium foil-nya (yang mengkilap umumnya memiliki warna kuning emas atau silver) tepat pada bagian atas.

Lalu ambilah sebuah senter dan arahkan cahaya senter ini tepat ke arah bagian atas kertas grenjeng atau alumunium foil tadi, maka pantulan cahaya dari senter ini akan masuk langsung ke dalam lubang laras senapan.

Intip pada lubang laras senapan melalui bagian ujungnya, dari sini bisa dilihat dengan jelas alur dari laras senapan tersebut apakah alur tadi mengalami kerusakan ataukah ada kotoran di bagian dalamnya.

Jika mengalami kerusakan maka harus segera diganti larasnya karena dapat dipastikan bahwa nantinya tidak akan bisa zeroing atau pellet ataupun peluru yang telah kita tembakkan bisa tidak tentu arah, kadang kekiri, kekanan, bawah atau keatas dimana tidak pada satu tempat.

Alur rusak yang saya maksud disini umumnya akan terjadi pada laras senapan yang dibuat dari bahan dasar besi baja, karena kurang perawatan atau bisa jadi terlalu lama tidak digunakan sehingga alur akan menjadi karatan atau korosif sehingga akan ada salah satu ataupun beberapa alur yang mengalami kerusakan.

Langkah tersebut jika misalnya tidak ada senter maka Anda dapat melakukannya dengan menggunakan cahaya matahari. Sementara untuk langkah-langkahnya sama saja namun harus dilakukan pada ruangan terbuka yang bisa terkena cahaya matahari secara langsung.

Kedua, untuk laras senapan bekas atau second umumnya sudah sering terjadi keausan pada bagian lubang laras yang mengakibatkan tekanan (kompresi) dari gas atau angin menjadi semakin berkurang sehingga akan sangat berpengaruh pada kecepatan pellet atau peluru, karena gas atau angin yang keluar dari sela-sela alur yang telah aus tadi.

Untuk melakukan pengecekan aus atau tidaknya laras senapan maka dapat kita lakukan dengan cara memasukkan peluru atau pellet sesuai dengan ukuran dari kaliber senapan yang kita miliki. Jika laras senapan kita berkaliber 4,5 mm maka diharuskan untuk menggunakan peluru 4,5 mm.

Masukkan pellet atau peluru kedalam laras senapan, tetapi jangan sampai dimasukkan semua cukup separo badan saja sudah bisa kelihatan ada kerenggangan ataukah tidak dalam laras tersebut. Jika peluru atau pellet bisa masuk dengan sangat mudah atau longgar berarti laras senapan sudah mengalami keausan atau kerenggangan, karena memang seharusnya peluru tersebut harus masuk agak “seret” atau sesak (presisi) dengan bagian lubang laras senapan untuk dapat menghindari kebocoran tekanan gas atau angin.

Jika sudah melakukan cara pertama dan kedua tetapi masih belum merasa puas maka bisa dilakukan dengan menggunakan cara yang ketiga. Pada langkah ketiga laras senapan yang akan dilakukan pengecekan harus dilepas atau tidak terpasang langsung pada senapan.

Ambillah sebatang bambu dengan panjang sekitar sepanjang ukuran laras yang kita miliki ditambah 10 cm. Raut bambu tersebut hingga ukurannya dapat masuk langsung ke dalam laras senapan (usahakan cukup kecil dan rautan harus rapi atau halus, karena sangat dikhawatirkan dapat menggores alur).

Apabila bambu sudah disiapkan, ambilah sebutir pellet atau peluru sesuai dengan ukuran kaliber senapan yang kita miliki lalu masukkan peluru secara penuh pada pangkal laras senapan, lalu dorong peluru atau pellet yag telah kita masukkan tadi ke dalam dengan cara menggunakan bambu secara perlahan.

Jangan sampai mendorong terlalu keras dan kita harus mendorong dengan mengikuti alur dari laras tersebut sebab alur laras memiliki bentuk spiral sehingga harus didorong denga cara memutar.

Doronglah peluru atau pellet hingga ujung laras senapan, jika dorongan mulus dan tidak terjadi hambata maka berarti alur laras senapan tersebut normal. Namun jika ditengah-tengah dirasa seperti ada yang mengganjal atau ngeloss berarti laras senapan tersebut kurang bagus, lebih baik ganti dengan laras senapan yang lainnya.

Kejadian seperti laras senapan ngeloss atau tersendat di tengah umumnya terjadi karena faktor kualitas “bubutan” dari laras senapan yang dimana kebanyakan laras senapan yang beredar di pasaran sekarang ini adalah handmade industri rumahan dan bukan pabrikan sehingga kita harus teliti dalam memilih laras.

Demikian informasi mengenai cara memilih dan pengecekan laras senapan yang berdasarkan dari pengalaman penulis sendiri. Semoga cara yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *